EUR/USD Tertekan, Risiko Global dan Inflasi Jerman Membayangi

EUR/USD stabil di awal sesi Eropa pada hari Selasa (14/10), tetapi masih mendekati level terendah multi-bulan, diperdagangkan di 1,1590 pada saat penulisan. Sentimen Pasar yang lemah, di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan tentang perdagangan global, membuat selera investor terhadap risiko tetap rendah.
Berita bahwa Tiongkok dan Amerika Serikat telah menaikkan biaya kapal masing-masing telah memicu kembali kekhawatiran tentang perang dagang antara dua ekonomi utama dunia pada hari Selasa. Hal ini telah meredam harapan sebelumnya akan adanya de-eskalasi, menyusul pengumuman Menteri Keuangan AS Scot Bessent pada hari Senin tentang pertemuan mendatang antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Tiongkok, Xi Jinping.
Data dari Jerman mengungkapkan bahwa inflasi konsumen meningkat menjadi 2,4% pada bulan September dari 2,2% pada bulan Agustus, sejalan dengan pembacaan awal. Euro (EUR) sedikit melemah setelah rilis data tersebut.
Data ekonomi AS masih minim, di tengah penghentian data dari Pemerintah federal AS. Meski demikian, Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell akan berpidato hari ini. Namun, karena tidak adanya data konkret untuk mengontekstualisasikan komentarnya, ia kemungkinan besar tidak akan mengubah ekspektasi Pasar terhadap dua pemangkasan suku bunga oleh bank sentral dalam dua pertemuan mendatang. (Arl)
Sumber: Fxstreet.com

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.