Perak Tahan Tekanan di Tengah Ketidakpastian Global

Harga Perak stabil di sesi awal Asia hari Jumat (18/7), sentimen safe-haven kembali menguat, karena data inflasi global belum memuaskan dan ketidakpastian trade war AS–mitra dagang mendorong investor melirik logam mulia. Selain itu, permintaan industri—khususnya dari sektor elektronik dan energi terbarukan—tetap solid, menopang harga spot waktu ini .
Namun, pergerakan relatif kecil mengindikasikan Pasar masih menanti sinyal berikutnya, baik dari data ekonomi AS maupun perkembangan geopolitik.
Secara teknikal, jika tren Dolar melemah dan data ekonomi AS masih rapuh, ada ruang bagi Perak untuk menembus kisaran US$ 38,5–39,0 per ons. Sebaliknya, Penguatan Dolar atau laporan ekonomi positif bisa menghambat kenaikan lebih lanjut. (Arl)
Sumber : newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.