Harga Emas naik untuk hari ketiga berturut-turut pada Senin (4/8), setelah data ekonomi pekan lalu memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga.
Emas spot naik 0,3% menjadi $3.373,22 per ons pada pukul 09:15 waktu setempat (13:15 GMT), menyentuh level tertinggi sejak 24 Juli. Kontak berjangka Emas AS juga naik 0,8% menjadi $3.427,10 per ons.
“Peluang pemangkasan suku bunga pada September kini lebih kuat, dan bahkan lebih besar lagi untuk pemangkasan kedua di Desember. Ditambah tekanan dari inflasi, saya rasa ini sangat bullish untuk Emas,” ujar Daniel Pavilonis, analis Pasar senior di RJO Futures.
Pekan lalu, data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan di AS lebih lemah dari perkiraan pada Juli, sementara jumlah nonfarm payrolls untuk dua bulan sebelumnya direvisi turun drastis sebanyak 258.000 pekerjaan, menandakan kemerosotan tajam di Pasar tenaga kerja. Selain itu, data inflasi PCE, yang menjadi acuan utama The Fed, naik 0,3% pada Juni setelah revisi kenaikan 0,2% di Mei, karena Tarif impor mulai menaikkan harga sejumlah barang.
Menurut CME FedWatch Tool, peluang terjadinya pemangkasan suku bunga pada September kini mencapai 85%, naik dari 63% seminggu lalu.
Emas biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah, dan juga dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.
Sementara itu, Tarif yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump minggu lalu terhadap puluhan negara diperkirakan akan tetap berlaku, bukan dikurangi, selama proses negosiasi yang masih berlangsung, menurut Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dalam komentarnya yang disiarkan hari Minggu.
Trump menetapkan Tarif baru, antara lain:
35% untuk banyak barang dari Kanada
50% dari Brasil
25% dari India
20% dari Taiwan
39% dari Swiss
Tarif ini tercantum dalam perintah eksekutif presiden yang baru.
Harga logam lainnya:
Perak spot naik 0,8% ke $37,33 per ons
Platinum naik 0,5% ke $1.322,03 per ons
Palladium turun 1,9% ke $1.184,75, level terendah dalam lebih dari dua minggu
Namun, menurut Pavilonis, palladium masih memiliki potensi kenaikan, dengan support di $1.180 dan resistance di $1.230 per ons.(yds)
Sumber: Reuters
Emas Lanjutkan Kenaikan karena Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS
