Perak Melemah, Fokus ke PCE AS

Harga Perak (XAG/USD) merosot mendekati $38,80 pada awal perdagangan Eropa, Jumat(29/8). Logam putih ini melemah tipis di tengah aksi ambil untung dan Penguatan Dolar AS (USD). Trader bersiap menanti rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk Juli pada Jumat malam guna mencari katalis baru.
Estimasi kedua PDB AS kuartal II 2025 menunjukkan pertumbuhan tahunan (annualized) 3,3%, lebih kuat dari perkiraan awal, menurut BEA. Laporan PDB yang solid itu mengurangi tekanan segera bagi The Fed untuk memangkas suku bunga guna merangsang pertumbuhan, sehingga mendukung USD dan menekan harga komoditas berdenominasi Dolar.
Meski begitu, data ketenagakerjaan yang lembek masih membuat banyak pelaku Pasar mengantisipasi pemangkasan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan September. Ini berpotensi membatasi pelemahan harga Perak.
Presiden The Fed New York John Williams pada Rabu mengatakan suku bunga kemungkinan bisa turun pada suatu waktu, tetapi pembuat kebijakan perlu melihat data mendatang untuk memutuskan apakah pemangkasan bulan depan tepat. suku bunga yang lebih rendah dapat menurunkan biaya peluang memegang Perak, sehingga mendukung logam putih yang tidak berimbal hasil tersebut. (az)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.