GBP/USD Menguat di Tengah Tekanan Jual Dolar AS

GBP/USD menguat lebih dari sepertiga persen pada hari Kamis, didorong oleh melemahnya Dolar AS. Investor semakin yakin bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga beberapa kali hingga akhir tahun. Pasar kini menantikan keputusan The Fed pada 17 September, diikuti oleh pertemuan Bank of England (BoE), yang biasanya tidak terlalu menarik perhatian dibandingkan pertemuan The Fed.
Data inflasi AS untuk bulan Agustus kembali naik. IHK utama tercatat sebesar 2,9% secara tahunan dan 0,4% secara bulanan, menunjukkan bahwa tekanan harga di puncak kurva masih berlanjut. Angka-angka ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed memiliki ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter.
Secara spesifik, komponen perumahan dan pangan merupakan pendorong utama inflasi jangka pendek. Indeks harga bahan makanan naik 0,5% hanya dalam satu bulan. Sementara itu, IHK inti—yang tidak termasuk energi dan pangan—juga naik 2,9% secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi Pasar. Untuk GBP/USD, sinyal pelonggaran kebijakan The Fed cenderung melemahkan Dolar AS dan mendorong Penguatan poundsterling. Namun, menjelang pertemuan The Fed dan Bank of England, volatilitas dapat tetap tinggi karena Pasar menyesuaikan ekspektasi mereka terkait arah suku bunga di kedua bank sentral tersebut.(ayu)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.