Sterling Tertekan, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

Poundsterling (GBP) mempertahankan pelemahannya mendekati level terendah dua bulan di kisaran 1,3350 terhadap Dolar AS (USD) selama sesi Eropa pada hari Selasa(29/7). Pasangan GBP/USD menghadapi tekanan jual karena Dolar AS diperdagangkan dengan kuat setelah pejabat dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) menyetujui perjanjian perdagangan menjelang batas waktu Tarif 1 Agustus di akhir pekan.
Pada saat penulisan ini, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan mendekati level tertinggi mingguan di kisaran 98,70.
Daya tarik Dolar AS menguat karena kesepakatan perdagangan AS-UE telah mengakhiri kekhawatiran akan gangguan dalam rantai pasokan Washington, mengingat skala bisnis antara kedua negara.
Sementara itu, investor menunggu hasil perundingan perdagangan tingkat tinggi antara AS dan Tiongkok, yang berlangsung di Stockholm mulai Senin. Sebuah laporan dari South China Morning Post (SCMP) menunjukkan pada hari Senin bahwa Washington dan Beijing diperkirakan akan “memperpanjang gencatan senjata Tarif mereka selama 90 hari”, yang akan berakhir pada 12 Agustus. (az)
Sumber: FXstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.