Rifan Financindo Berjangka – Mati Suri 3 Hari, Harga Emas Antam Logam Mulia Akhirnya Bangkit!

Rifan Financindo Berjangka – Jakarta, CNBC Indonesia  Harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk akhirnya naik pada perdagangan Selasa hari ini (8/7/2025) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung.

Harga emas Antam Logam Mulia pada Selasa pukul 08.30 WIB tercatat sebesar Rp1.906.000 per gram. Naik Rp5000 dibandingkan sehari sebelumnya.

Kenaikan hari ini menandai putusnya tren tiga hari harga emas Antam turun terus. Sementara harga emas yang dibeli kembali (buyback) juga naik Rp5000 dibandingkan sehari lalu di posisi Rp1.750.000 per gram.

Harga emas Antam yang menguat mengikuti harga emas dunia yang mulai bangkit.

Harga emas dunia berhasil memangkas kerugian dan melaju ke level yang lebih tinggi usai presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan tarif 25% pada Jepang dan Korea Selatan. Hal ini mendorong peningkatan terhadap permintaan safe haven di tengah penguatan dolar AS.

Harga emas diperkirakan akan menguat ke depan sejalan dengan ketidakpastian yang ditimbulkan tarif Trump.

Pada perdagangan Senin (7/7/2025), harga emas dunia naik 0,30% di level US$3.336,34 per troy ons. Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah harga emas ambruk 0,9% pada perdagangan Jumat pekan lalu.

Pada perdagangan hari ini Selasa (8/7/2025) hingga pukul 05.44 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,09% di posisi US$3.339,36 per troy ons.

Adapun berikut rincian harga emas Antam hari ini :

Harga Emas Antam Logam Mulia – 8 Juli 2025

BeratHarga DasarHarga (+Pajak PPh 0.25%)
0.5 gr1,003,0001,005,508
1 gr1,906,0001,910,765
2 gr3,752,0003,761,380
3 gr5,603,0005,617,008
5 gr9,305,0009,328,263
10 gr18,555,00018,601,388
25 gr46,262,00046,377,655
50 gr92,445,00092,676,113
100 gr184,812,000185,274,030
250 gr461,765,000462,919,413
500 gr923,320,000925,628,300
1000 gr1,846,600,0001,851,216,500
Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.