Dolar Melemah Ditengah Penguatan Euro Pasca Kesepakatan AS-UE

Indeks Dolar AS turun ke sekitar 97,5 pada hari Senin (28/7), yang mundur pasca kenaikan dua hari beruntun, seiring euro menguat setelah kesepakatan perdagangan AS-UE yang diumumkan pada akhir pekan.
Kesepakatan ini, yang memberlakukan Tarif 15% pada sebagian besar ekspor Eropa, turun dari Tarif 30% yang sebelumnya diancamkan, meredakan ketegangan perdagangan transatlantik dan meningkatkan permintaan terhadap euro.
Sementara itu, investor beralih fokus ke minggu penting bagi kebijakan moneter AS dan data ekonomi.
Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu, namun Pasar akan memantau dengan cermat sinyal terkait kemungkinan pemotongan suku bunga pada bulan September.
Di sisi data, laporan Personal Consumption Expenditures (PCE), yang dianggap sebagai indikator inflasi favorit Fed, akan memberikan gambaran tentang bagaimana Tarif memengaruhi harga konsumen. Sejumlah indikator Pasar tenaga kerja juga dijadwalkan untuk dirilis minggu ini, yang puncaknya akan berakhir dengan laporan pekerjaan bulanan yang sangat diperhatikan pada hari Jumat.(yds)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.